Belajar Bisnis Online: Panduan sukses untuk Memulai Bisnis Online dari A Sampai Z
Bisnis online makin hot, kata orang-orang.
Tapi kenyataannya jarang yang
BENAR-BENAR tahu prinsipnya…
…kalau kita cari informasi di Google
tentang cara memulai bisnis online, 90% yang kita temui justru website-website
yang menawarkan keanggotaan berbayar.
Lalu kita disuruh merekrut orang
lain.
Semacam MLM, tapi online.
Yang seperti itu sih bukan bisnis,
kita dipermainkan orang lain supaya kita memberikan uang dan bekerja untuk
mereka.
Sekarang saya akan membuka mata
anda.
Saya akan benar-benar mengajarkan bisnis
online yang nyata.
Oleh karena itu, setelah membaca
seri panduan ini anda akan paham langkah-demi-langkah yang harus anda lakukan
untuk memulai bisnis online pertama anda.
Mari kita mulai.
Materi Panduan Bisnis Online
Sama seperti offline, bisnis online
bukan hanya satu jenis. Ada beberapa cabang atau jalur yang bisa anda tempuh.
Saya sarankan anda untuk memilih salah satu saja, kemudian baca sampai
selesai. Ini karena tiap panduan di atas isinya lumayan panjang sehingga
sulit untuk menyelesaikan semuanya sekaligus.Bingung pilih yang mana? Lanjutkan membaca artikel ini.
Memahami prinsip bisnis online
Yang ingin saya tekankan: bisnis online itu sama dengan bisnis offline.Prinsipnya sama…
…menyediakan produk/jasa, kemudian membuat supaya orang lain datang kepada kita.
Cara kerjanya juga sama.
Maka dari itu, jangan merasa bahwa ini ilmu yang asing.
Hati-hati juga kalau ada orang menawarkan bisnis ajaib yang menghasilkan ratusan juta rupiah dalam sekejap…biasanya penipuan.
Kalau di offline mustahil, di online juga pasti mustahil.
Hanya ada 1 hal yang membedakan bisnis offine dengan online:
Kalau di offline kita membuka toko, kantor, restoran, warung, dan sejenisnya. Sedangkan untuk menjalankan bisnis online, kita membuat website.
Produk/jasa yang dijual juga bisa berbeda…
…kalau bisnis offline umumnya produk fisik. Sedangkan dalam bisnis online kita juga bisa menjual produk digital, berupa file di komputer tanpa bentuk fisik.
Sekali lagi, ini prinsipnya:
- Jangan
merasa ini asing, cara kerja online dan offline persis
- Hati-hati
dengan “bisnis ajaib” yang menawarkan penghasilan menggiurkan dalam
sekejap
- Bisnis online itu sama dengan offline, yang membedakan hanya medianya saja
Pilih online atau offline? Ini pertimbangannya
Jadi anda sudah paham kesamaannya dan beberapa yang membedakan.Itu belum semua.
Meskipun prosesnya sama, tapi karena medianya berbeda maka tentunya ada pertimbangan-pertimbangan tertentu sebelum mulai.
Tidak semua orang cocok dengan bisnis online…
…bisa jadi setelah membaca yang berikut anda akan lebih memilih menjalankan bisnis offline saja.
Enaknya menjalankan bisnis online:
- Sistemnya
berjalan secara otomatis ketika sudah terbangun
- Potensi
pasar lebih besar daripada offline
- Bisa
dimulai dengan upaya dan biaya yang lebih rendah
- Tidak
terikat waktu dan tempat
- Dibandingkan
dengan bisnis offline dalam model yang sama persis,
pendapatannya relatif lebih besar
Yang berikut ini sebetulnya bukan kekurangan dari bisnis online, tapi hal-hal yang biasanya membuat orang-orang kecewa dengan bisnis online:
- Prosesnya
sama seperti bisnis offline: membuat, memasarkan, dan menjual produk
- Meskipun
tidak masalah bagi anda hobi internet & komputer, tapi anda yang
sangat gaptek mungkin akan sedikit bermasalah
- Banyak
yang terlalu cepat menyerah (karena ingin penghasilan instan)
- Anda tetap
butuh kerja dengan serius, bisnis online bukan sulap yang bisa
menghasilkan uang sambil tidur
- Bukan passive income
Tidak sulit, tapi sayangnya saya sering bertemu orang yang belum apa-apa sudah menyerah karena mereka tidak mengerti bahasanya.
Kalau anda ingin sukses dalam bisnis online, jangan langsung menyerah saat mendengar kata/kalimat yang sulit dipahami. Search di Google supaya paham artinya.
Beberapa model bisnis online yang populer
Ada 5 jenis model bisnis yang paling sering dijalankan secara online.Tentunya kelima model ini belum semuanya, tapi biasanya model-model bisnis online yang lain merupakan turunan atau cabang dari salah satunya.
Sekarang akan kita bahas satu per satu…
…supaya anda tidak bingung ketika masuk ke materi utamanya.
Selain penjelasan untuk masing-masing jenis, saya juga akan bahas apakah modelnya cocok dengan anda atau tidak.
1. Jualan produk/jasa secara online
Ini yang paling mudah, semua orang pasti sudah paham.Bedanya dengan bisnis offline, anda akan menjual produk/jasa lewat website. Bisa dari website sendiri, social media, atau pasar online seperti Tokopedia, BukaLapak, dll.
Karena ini sudah jelas, saya tidak akan bicara panjang lebar.
Model bisnis ini cocok untuk anda yang:
- Sudah
tahu produk/jasa yang akan dijual
- Sudah
punya bisnis offline, ingin “melebarkan sayap” ke dunia online
- Tidak
punya modal besar, atau tidak ada modal sama sekali
- Butuh
penghasilan langsung
2. Menjadi publisher iklan
Pernah heran nggak, kenapa di internet banyak blog dan website yang menyediakan
informasi secara gratis?Karena mereka memasang iklan.
Ada salah satu jaringan iklan paling besar, milik Google, namanya AdSense. Itu yang sering digunakan oleh pemilik website.
Prosesnya begini:
Pertama-tama kita membuat website yang menyediakan informasi atau sebagai wadah komunitas, kemudian kita mengundang orang lain supaya datang ke website tersebut.
Setelah websitenya populer, kita mendaftar di Google AdSense.
Kalau diterima maka kita mendapatkan kode yang bisa dicopy-paste ke website.
Setelah itu, iklannya akan muncul secara otomatis.
Setiap kali pengunjung meng-klik iklan yang kita pasang, kita mendapatkan komisi. Komisinya bervariasi antara $0,01 sampai $5 (bahkan lebih) per klik.
Model bisnis ini cocok untuk anda yang:
- Ingin
pendapatan semi-pasif
- Ingin
menjalankan bisnis sampingan yang berpotensi besar
- Suka
menulis
- Tidak
sedang butuh penghasilan cepat
…makanya untuk jadi publisher yang sukses, anda harus suka menulis.
3. Membuat layanan berlangganan
Model bisnis ini bisa dalam berbagai bentuk, kesamaannya ada pada sistem
pembayarannya: berlangganan.Jadi, para kustomer membayar rutin bulanan atau tahunan.
Ini beberapa contoh bentuknya:
- Blog
dengan konten premium
- Forum dengan
keanggotaan berbayar
- Software/app
berbayar
- Kursus,
konsultasi, jasa berlangganan
- Majalah
digital
- Produk
berlangganan (contoh)
Model bisnis ini cocok untuk anda yang:
- Punya atau
bisa membuat produk sendiri, atau…
- …bisa
memberikan nilai tambah dari produk yang sudah ada
- Butuh
penghasilan langsung yang stabil
4. Referral/CPA/Affiliate marketing
Affiliate marketing itu model bisnis dimana kita mempromosikan produk milik
orang lain, kemudian kita mendapatkan komisi setiap kali berhasil terjual.Sering juga disebut referral marketing atau CPA marketing.
Selain iklan, ini yang paling populer di kalangan blogger.
Alasannya karena penghasilannya (jauh) lebih tinggi dari iklan dan mereka tidak perlu pusing membuat produk.
Model bisnis online ini cocok buat anda yang:
- Ingin
pendapatan semi-pasif
- Tidak
sedang butuh uang cepat
- Tidak
punya modal besar untuk mulai
5. Membangun startup
Startup? Apaan tuh?Ini pengertiannya:
Startup adalah sebuah bisnis yang baru dibangun dengan model dan proses kerja yang benar-benar baru, tidak meniru bisnis manapun yang sudah pernah ada sebelumnya.
Bentuknya baru…belum pernah ada.
Jadi misalnya anda memulai bisnis berupa toko online yang menjual baju batik, itu bukan startup. Karena modelnya sudah umum.
Tapi kalau anda membuat app untuk mem-booking ojek dari smartphone, ini startup. Go-jek.
Karena sebelumnya belum pernah ada di Indonesia, ya kan?
Saya tidak bisa menjelaskan lebih banyak mengenai startup, karena memang konsepnya seperti pengertian tadi: berbeda-beda.
Yang jelas, saat ini industri startup di Indonesia sedang hangat. Setiap minggunya ada puluhan startup digital yang muncul.
Model bisnis ini cocok untuk anda yang:
- Suka
berinovasi dan menerima tantangan baru
- Ingin
membuat sesuatu yang besar, bahkan mengubah dunia
Itulah 5 model bisnis online yang paling populer saat ini.
Universitas amikom yogyakarta
Referensi:
http://panduanim.com/panduan-bisnis-online/
https://webhostmu.com/cara-memulai-bisnis-online-bagi-pemula/

Post a Comment